Kemenag Melawi Hadiri Rakorda LPTQ se-Kalbar, Apresiasi Pelaksanaan MTQ XXXIV dan Bahas Evaluasi untuk MTQ Berikutnya

Kayong Utara (Kemenag Melawi) — Kementerian Agama Kabupaten Melawi menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) se-Kalimantan Barat yang dilaksanakan di Balai Praja Kantor Bupati Kayong Utara, Sukadana, Sabtu (8/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Fazli Aminuddin, hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi.

Rakorda digelar di penghujung rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kabupaten Kayong Utara. Pertemuan tersebut menjadi forum bersama untuk menyampaikan apresiasi terhadap berbagai hal yang telah berjalan baik sekaligus melakukan evaluasi terhadap aspek-aspek yang masih perlu disempurnakan dalam penyelenggaraan MTQ.

Kegiatan dihadiri oleh pengurus LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Ketua Umum LPTQ kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, unsur pemerintah daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, serta unsur panitia pelaksana MTQ XXXIV.

Dalam Rakorda tersebut, berbagai pihak menyampaikan pandangan dan pengalaman selama mengikuti rangkaian MTQ XXXIV. Hal-hal yang dinilai telah berjalan dengan baik mendapatkan apresiasi dan diharapkan dapat dipertahankan pada penyelenggaraan berikutnya.

Di sisi lain, berbagai catatan dan masukan juga disampaikan sebagai bahan evaluasi. Evaluasi tersebut tidak semata-mata untuk melihat kekurangan, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama untuk menyempurnakan penyelenggaraan MTQ agar semakin tertib, profesional, efektif, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh kafilah.

Fazli Aminuddin menyampaikan bahwa evaluasi merupakan bagian penting setelah pelaksanaan sebuah kegiatan besar. Menurutnya, setiap penyelenggaraan MTQ selalu memberikan pengalaman dan pembelajaran yang dapat dijadikan dasar untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan di masa mendatang.

“Evaluasi ini penting untuk melihat apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki. Hal-hal yang sudah baik tentu kita apresiasi dan pertahankan, sementara berbagai catatan yang ada menjadi bahan untuk melakukan penyempurnaan. Harapannya, berbagai catatan dari pelaksanaan MTQ tahun ini dapat menjadi bahan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ berikutnya, termasuk MTQ XXXVI yang akan diselenggarakan di Kabupaten Melawi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengalaman dari pelaksanaan MTQ XXXIV di Kabupaten Kayong Utara akan menjadi pembelajaran berharga bagi Kabupaten Melawi yang nantinya dipercaya menjadi tuan rumah MTQ XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Berbagai hal positif dapat diadopsi, sementara aspek yang masih perlu diperbaiki dapat dipersiapkan lebih matang sejak awal.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan perlombaan, tetapi juga oleh kesiapan panitia, pelayanan terhadap kafilah, koordinasi antarlembaga, serta dukungan pemerintah dan masyarakat.

Kehadiran Kemenag Melawi dalam Rakorda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dengan LPTQ dan pemerintah daerah, khususnya dalam mempersiapkan penyelenggaraan MTQ XXXVI di Kabupaten Melawi.

Di akhir kegiatan, perwakilan Kemenag, LPTQ, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi turut menyerahkan cendera mata khas Kabupaten Melawi kepada pihak terkait. Penyerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus simbol silaturahmi dan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam pengembangan syiar Al-Qur’an di Kalimantan Barat.

Rakorda berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh kekeluargaan. Berbagai apresiasi, masukan, dan catatan yang disampaikan diharapkan menjadi bahan pembelajaran bersama sehingga penyelenggaraan MTQ ke depan dapat semakin berkualitas, termasuk MTQ XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Melawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *