Praktik Wudhu Mapel Fiqih, MAN Melawi Tingkatkan Pemahaman Ibadah Peserta Didik

Melawi (Kemenag Melawi) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Melawi menggelar praktik wudhu pada mata pelajaran Fiqih bagi peserta didik kelas X sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kualitas pelaksanaan ibadah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman madrasah pada Selasa (28/7/2026) dan diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa.

Kepala MAN Melawi, Sugeng, menyampaikan bahwa pembelajaran Fiqih tidak cukup hanya diberikan melalui teori di dalam kelas. Menurutnya, peserta didik perlu dibiasakan mempraktikkan secara langsung tata cara berwudhu yang benar agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui praktik langsung, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melaksanakan wudhu sesuai tuntunan syariat. Harapannya, kebiasaan baik ini akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kualitas ibadah mereka,” ujarnya.

Kegiatan praktik dipandu oleh Guru Mata Pelajaran Fiqih, Muhammad Ghozali Thoyib. Sebelum praktik dimulai, peserta didik diberikan penguatan materi mengenai rukun wudhu, sunnah-sunnah wudhu, hal-hal yang membatalkan wudhu, serta dalil-dalil yang menjadi dasar pelaksanaannya.

Selanjutnya, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk memudahkan proses pendampingan. Setiap kelompok didampingi guru yang memberikan arahan sekaligus mengoreksi gerakan apabila masih terdapat kesalahan, mulai dari niat, membasuh anggota wudhu sesuai urutan, hingga memperhatikan tertib (tartib) dan penggunaan air secara bijaksana.

Selain meningkatkan keterampilan beribadah, kegiatan ini juga menjadi media pembentukan karakter peserta didik. Mereka dibiasakan untuk disiplin, bertanggung jawab, menjaga kebersihan area wudhu, serta menghargai teman dengan tertib saat menunggu giliran praktik.

Sugeng mengapresiasi inovasi pembelajaran yang dilakukan guru Fiqih karena dinilai mampu menghubungkan teori dengan praktik secara langsung. Ia berharap kegiatan serupa terus dikembangkan, termasuk praktik salat wajib dan salat sunnah, sehingga peserta didik tidak hanya memahami materi secara akademis, tetapi juga mampu mengamalkannya dengan benar.

Melalui kegiatan praktik wudhu ini, MAN Melawi menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter dan spiritual peserta didik. Diharapkan para siswa mampu menjadi teladan dalam pelaksanaan ibadah, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *