Melawi (Kemenag Melawi) – Penyelenggara Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Roni, memberikan materi pembinaan pada kegiatan Pembinaan Etika Profesi Polri dalam Perspektif Kristen yang diselenggarakan di Aula Polres Melawi. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang peserta yang merupakan anggota Polri beragama Kristen.
Dalam penyampaiannya, Roni menekankan bahwa etika profesi merupakan landasan penting bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai kekristenan mengajarkan setiap orang untuk bekerja dengan penuh integritas, kejujuran, kasih, serta tanggung jawab dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam menjalankan profesi sebagai aparat penegak hukum.
“Seorang anggota Polri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan profesional, tetapi juga karakter yang mencerminkan nilai-nilai moral dan spiritual. Integritas, kejujuran, disiplin, serta pelayanan yang berlandaskan kasih menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujar Roni.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan firman Tuhan sebagai pedoman dalam mengambil keputusan dan melaksanakan tugas sehari-hari. Menurutnya, setiap tindakan yang dilakukan dengan takut akan Tuhan akan menghasilkan pelayanan yang adil, bijaksana, serta menghormati martabat setiap manusia.
Kegiatan pembinaan berlangsung dalam suasana yang interaktif. Para peserta mengikuti materi dengan antusias serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan etika yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas kepolisian di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta semakin memahami pentingnya penerapan etika profesi yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani, sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, humanis, dan menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pembinaan ini juga menjadi wujud sinergi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi dengan Polres Melawi dalam memperkuat pembinaan mental dan spiritual anggota Polri, guna mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.
