Melawi (Kemenag Melawi) — Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Fazli Aminuddin, memberikan pengarahan dan pembinaan kepada dua peserta magang dari SMKN 1 Nanga Pinoh di ruang kerja Kasubbag TU, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membekali peserta magang dalam memahami budaya kerja, etika pelayanan, serta tugas yang akan dilaksanakan selama mengikuti praktik kerja di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Melawi.
Kedua peserta magang, yakni Sisilia dan Sartika, telah melaksanakan kegiatan magang sejak 1 Juli 2026. Sisilia ditempatkan pada Subbagian Umum, sedangkan Sartika menjalani praktik kerja pada bagian Kepegawaian. Pertemuan dengan Kasubbag TU menjadi momentum untuk memberikan arahan mengenai tanggung jawab, kedisiplinan, serta pentingnya menjaga integritas selama menjalani masa magang.
Dalam arahannya, Fazli Aminuddin menekankan bahwa kegiatan magang bukan sekadar memenuhi program pendidikan di sekolah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung, membangun karakter, serta meningkatkan kompetensi sesuai bidang yang dipelajari.
“Manfaatkan kesempatan magang ini untuk belajar sebanyak mungkin. Tunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan seluruh pegawai. Pengalaman yang diperoleh selama magang akan menjadi bekal berharga ketika memasuki dunia kerja nantinya,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika, sopan santun, serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun saat berinteraksi dengan sesama pegawai. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan bagian dari budaya kerja Kementerian Agama yang harus dipahami oleh setiap peserta magang.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Kementerian Agama Kabupaten Melawi berharap peserta magang dapat memperoleh pengalaman kerja yang bermanfaat, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan karakter yang disiplin, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Program magang juga menjadi wujud sinergi antara Kementerian Agama dan dunia pendidikan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.
