Hijaukan Madrasah, Wujudkan Ekoteologi: MAN Melawi Manfaatkan Lahan Kosong dengan Menanam Timun dan Kacang Panjang

Melawi (Kemenag Melawi) – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung salah satu program ASTA Protas Kementerian Agama, yaitu penguatan ekoteologi, MAN Melawi terus menghadirkan langkah nyata dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman timun dan kacang panjang di lahan kosong yang berada di area madrasah.

Program ini mulai dilaksanakan sejak masa libur sekolah dan menjadi bagian dari gerakan pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus edukatif. Kegiatan ini digagas oleh Kepala MAN Melawi, Sugeng, dan dikoordinasikan oleh Thoyib selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum. Pelaksanaannya melibatkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan MAN Melawi yang bersama-sama berpartisipasi mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman.

Penguatan ekoteologi yang menjadi salah satu prioritas Kementerian Agama bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga dan melestarikan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Melalui kegiatan penanaman timun dan kacang panjang ini, MAN Melawi berupaya mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan aksi nyata pelestarian lingkungan.

Saat ini tanaman timun dan kacang panjang menunjukkan pertumbuhan yang baik dan diperkirakan dapat dipanen dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan. Hasil panen nantinya diharapkan tidak hanya menjadi bukti keberhasilan pemanfaatan lahan kosong, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran tentang pentingnya ketahanan pangan, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Selain memperindah dan menghijaukan lingkungan madrasah, kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam mengoptimalkan lahan yang sebelumnya tidak produktif, memperkuat budaya gotong royong, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Melalui keterlibatan seluruh warga madrasah, kegiatan ini menjadi contoh bahwa upaya pelestarian lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

Kepala MAN Melawi berharap program ini dapat terus berkembang dengan penanaman berbagai jenis tanaman produktif lainnya sehingga madrasah tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menjadi pelopor dalam gerakan peduli lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Melalui kegiatan ini, MAN Melawi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung implementasi ASTA Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan ekoteologi, serta mengajak seluruh warga madrasah untuk menjaga kelestarian alam sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *