Melawi (Kemenag Melawi) – Sebanyak tiga pasang calon pengantin mengikuti kegiatan Bimbingan Pra Nikah yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nanga Pinoh. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Nanga Pinoh, Muhammad Yusuf, sebagai bekal bagi calon pasangan dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berkualitas.
Dalam penyampaiannya, Muhammad Yusuf menegaskan bahwa kehidupan sebelum menikah tentu berbeda dengan kehidupan setelah berumah tangga. Menurutnya, pasangan suami istri akan menghadapi berbagai tantangan dan ujian yang memerlukan kesiapan mental, spiritual, serta kemampuan berkomunikasi yang baik.
“Kadang kehidupan rumah tangga tidak selalu semanis saat masa pacaran. Akan ada berbagai ujian yang datang silih berganti. Karena itu, calon pengantin perlu memahami sejak dini bagaimana membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ujarnya.
Melalui bimbingan tersebut, para calon pengantin diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri, pengelolaan konflik dalam keluarga, pentingnya komunikasi, serta nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama dalam kehidupan berumah tangga.
Ia juga mengingatkan agar tujuan menikah tidak sekadar mengikuti kebiasaan atau tren sosial. Menikah hendaknya dilandasi niat yang tulus karena Allah SWT serta meneladani sunnah Rasulullah Muhammad SAW.
“Jangan sampai tujuan menikah hanya karena ingin seperti orang lain. Niatkan pernikahan karena Allah SWT, karena menikah merupakan salah satu ajaran dan sunnah Rasulullah SAW yang memiliki nilai ibadah,” tambahnya.
Kegiatan bimbingan pra nikah ini merupakan salah satu upaya KUA Nanga Pinoh dalam mempersiapkan calon pengantin agar memiliki pemahaman yang baik tentang kehidupan keluarga, sehingga mampu mewujudkan rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan penuh keberkahan.
