Melawi (Kemenag Melawi) – Penyuluh Agama Katolik KUA Belimbing Hulu, Yupianus Suminto, memberikan pengajaran tentang tata cara berdoa Katolik kepada anak-anak dalam kegiatan Bina Iman Anak (BIA) di Stasi St. Maria Tanpa Noda Tiong Keranjik pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan iman anak-anak agar semakin mengenal Tuhan dan bertumbuh dalam kehidupan menggereja.
Dalam kegiatan tersebut, Yupianus Suminto menjelaskan bahwa doa merupakan sarana komunikasi antara manusia dengan Allah. Anak-anak diajarkan mengenai sikap yang baik saat berdoa, tata cara membuat tanda salib yang benar, serta berbagai doa dasar Katolik yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti Doa Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan, dan Aku Percaya.
Agar pembelajaran lebih menarik, materi disampaikan secara interaktif melalui penjelasan sederhana, tanya jawab, serta praktik langsung. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi dan bersemangat mempraktikkan tata cara berdoa yang telah diajarkan. Suasana pembelajaran yang hangat dan menyenangkan membuat anak-anak lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Yupianus Suminto berharap kegiatan Bina Iman Anak tidak hanya membantu anak-anak menghafal doa-doa Katolik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk menjadikan doa sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebiasaan berdoa yang ditanamkan sejak dini akan menjadi fondasi yang kuat bagi pertumbuhan iman anak-anak di masa depan.
Melalui kegiatan ini, KUA Belimbing Hulu terus berkomitmen mendukung pembinaan iman umat, khususnya generasi muda, agar semakin mengenal ajaran Gereja dan menghayati nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan mereka. Kegiatan Bina Iman Anak di Stasi Tiong Keranjik diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif dalam membentuk generasi Katolik yang beriman, berkarakter, dan mencintai Gereja.
