
Melawi (Kemenag Melawi) – Kepala Penyelenggara Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Roni, mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi menghadiri acara Ucapan Syukur dan Pelepasan Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Melawi yang akan mengikuti Pesparawi tingkat nasional di Papua Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Effata Nanga Pinoh pada Jumat, 12 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Roni menyampaikan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan iman, pengembangan talenta, dan kesaksian hidup bagi umat Kristen. Menurutnya, keberhasilan dalam Pesparawi tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari integritas, disiplin, dan sportivitas yang ditunjukkan oleh setiap peserta.
“Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan iman, pengembangan talenta, dan kesaksian hidup,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran dalam pembinaan, koordinasi, dan fasilitasi kegiatan keagamaan sesuai dengan tugas dan fungsi yang diemban. Oleh karena itu, Pesparawi menjadi bagian penting dari upaya penguatan kehidupan keagamaan sekaligus mempererat kerukunan umat.
Pada kesempatan tersebut, Roni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Melawi yang telah memberikan dukungan terhadap persiapan dan keberangkatan kontingen. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah merupakan wujud sinergi yang sangat penting dalam pembinaan umat dan pengembangan talenta generasi muda Kristen.
Apresiasi juga diberikan kepada pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Melawi yang telah menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam mempersiapkan kontingen untuk mengikuti ajang nasional.
“Keterbatasan anggaran tidak membatasi semangat untuk mempersiapkan kontingen dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Selain itu, ia menyampaikan penghargaan kepada para pelatih dan pendamping yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran dalam membimbing peserta. Menurutnya, para pelatih dan pendamping tidak hanya berperan meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan semangat pelayanan.
Kepada seluruh anggota kontingen, Roni berpesan agar menjaga nama baik Kabupaten Melawi, gereja, dan umat Kristen selama mengikuti perlombaan. Ia berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, kerendahan hati, serta semangat kebersamaan dalam setiap tahapan kompetisi.
“Berangkat dengan semangat, bertanding dengan integritas, dan melayani dengan hati,” pesannya.
Menutup sambutannya, Roni mengingatkan bahwa talenta dan kemampuan yang dimiliki setiap peserta merupakan anugerah Tuhan yang harus dipergunakan untuk memuliakan nama-Nya.
“Prestasi adalah berkat, tetapi kemuliaan Tuhan adalah tujuan utama,” tegasnya.
Acara ucapan syukur dan pelepasan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus LPPD Kabupaten Melawi, para pelatih dan pendamping, tokoh gereja, keluarga peserta, serta seluruh anggota kontingen Pesparawi Kabupaten Melawi.
Melalui doa dan dukungan bersama, seluruh pihak berharap kontingen Pesparawi Kabupaten Melawi dapat memberikan penampilan terbaik, mengharumkan nama daerah, serta menjadi berkat bagi banyak orang dalam ajang Pesparawi tingkat nasional di Papua Barat.
