Melawi (Kemenag Melawi) — Penyuluh Agama Katolik KUA Belimbing Hulu, Yupianus Suminto, memimpin Ibadat Berkat Makam Katolik yang dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi momen doa bersama umat untuk mengenang dan mendoakan arwah keluarga yang telah berpulang, sekaligus memperteguh harapan akan kebangkitan sesuai ajaran iman Katolik.
Ibadat berlangsung dengan penuh khidmat di area pemakaman Katolik. Dalam ibadat tersebut, umat diajak untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi saudara-saudari yang telah meninggal dunia, memohon belas kasih Allah agar mereka memperoleh kedamaian abadi di hadirat-Nya.
Dalam renungannya, Yupianus Suminto mengajak umat untuk memandang kematian bukan sebagai akhir dari segalanya, melainkan sebagai pintu menuju kehidupan kekal bersama Kristus. Ia menegaskan bahwa iman akan kebangkitan memberikan pengharapan bagi setiap orang beriman untuk tetap hidup dalam kasih, menjaga persaudaraan, dan mempersiapkan diri menjalani kehidupan yang berkenan kepada Allah.
“Kita datang ke makam bukan hanya untuk mengenang mereka yang telah mendahului kita, tetapi juga untuk memperbarui iman bahwa Kristus telah mengalahkan maut. Pengharapan inilah yang menjadi kekuatan bagi kita untuk terus menjalani hidup dengan penuh kasih, iman, dan pengharapan,” ungkapnya dalam renungan.
Melalui Ibadat Berkat Makam ini, umat diharapkan semakin menyadari pentingnya doa bagi arwah serta terus memelihara iman akan janji kehidupan kekal. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelayanan pastoral yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Katolik KUA Belimbing Hulu dalam membina dan mendampingi umat agar semakin bertumbuh dalam kehidupan rohani.
Pelaksanaan ibadat berlangsung dengan tertib, penuh kekhusyukan, dan diikuti oleh umat dengan semangat kebersamaan. Diharapkan kegiatan seperti ini terus menjadi sarana mempererat persaudaraan umat sekaligus memperkokoh iman akan kasih Allah yang mengalahkan maut dan menganugerahkan kehidupan kekal kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya.
