Dua Agenda Penting MTsN 1 Melawi dalam sehari, ASAT Bergulir dan Kelulusan di umumkan

Melawi (Kemenag Melawi) – MTs Negeri 1 Melawi mulai melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Selasa, (2/06). Kegiatan yang diikuti seluruh peserta didik kelas VII dan VIII tersebut berlangsung bersamaan dengan pengumuman kelulusan peserta didik kelas IX, menjadikan hari pertama bulan Juni sebagai momentum penting dalam kalender akademik madrasah.

ASAT dilaksanakan sebagai bagian dari evaluasi capaian pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran. Pelaksanaan asesmen dijadwalkan berlangsung sesuai kalender pendidikan dan menjadi salah satu instrumen untuk mengukur tingkat penguasaan kompetensi peserta didik pada setiap mata pelajaran. Di saat yang sama, hasil rapat dewan guru menetapkan dan mengumumkan kelulusan peserta didik kelas IX setelah melalui proses penilaian yang mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Kepala MTs Negeri 1 Melawi, Fakhrudin, S.Pd.SD., menegaskan bahwa kedua agenda tersebut merupakan bagian dari proses penjaminan mutu pendidikan di madrasah. “ASAT menjadi sarana untuk mengukur ketercapaian pembelajaran peserta didik selama satu tahun, sementara pengumuman kelulusan merupakan hasil akhir dari proses pendidikan yang telah ditempuh peserta didik kelas IX. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memastikan kualitas hasil belajar sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Fakhrudin.

Pelaksanaan ASAT hari pertama berjalan tertib dengan pengawasan guru pengawas ruang yang telah ditetapkan. Sementara itu, pengumuman kelulusan disambut penuh syukur oleh peserta didik kelas IX dan orang tua. Kelulusan tersebut menjadi langkah awal bagi lulusan MTs Negeri 1 Melawi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di madrasah aliyah maupun sekolah menengah atas.

Melalui pelaksanaan ASAT dan pengumuman kelulusan yang berlangsung secara bersamaan, MTs Negeri 1 Melawi terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan yang terukur, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu sumber daya manusia. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga oleh masyarakat yang memperoleh akses terhadap layanan pendidikan yang semakin berkualitas dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *