Haru dan Penuh Makna, MIN 2 Melawi Lepas 46 Siswa Kelas VI dalam Acara Tasyakuran dan Wisuda Tahfidz Tahun Pelajaran 2025/2026

Melawi (Kemenag Melawi) — Kegiatan Tasyakuran dan Perpisahan Siswa/Siswi Kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 di MIN 2 Melawi berlangsung dengan penuh khidmat dan haru pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di ruangan MIN 2 Melawi tersebut menjadi momentum berharga dalam melepas peserta didik kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang Madrasah Ibtidaiyah.

Acara dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, Kasi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Melawi, M. Qamarul Khair beserta jajaran, tamu undangan dari MI di bawah naungan KKM Gugus 1 MIN 2 Melawi, Ketua KKG Gugus 1 MIN 2 Melawi, perwakilan Kepala Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh, kepala komite madrasah, para guru, wali murid, serta seluruh keluarga besar MIN 2 Melawi.

Kegiatan pelepasan tahun ini diikuti sebanyak 46 siswa/siswi, yang terdiri dari 25 siswi perempuan dan 21 siswa laki-laki. Kehadiran para tamu undangan dan orang tua siswa menambah suasana semakin meriah sekaligus penuh rasa bangga atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mereka.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dian Nuril Fauziah dari kelas 6B. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui pembacaan doa oleh Ustadz Abdul Syukur, yang memohon keberkahan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan acara, mulai dari tampilan bacaan salat, hafalan surah-surah pendek, tarian daerah Dindin Badindin, hingga penayangan video dokumenter perjalanan siswa selama belajar di MIN 2 Melawi. Tidak hanya itu, suasana haru begitu terasa saat perwakilan siswa menyampaikan kesan dan pesan kepada guru serta teman-teman sebelum berpisah meninggalkan madrasah tercinta.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah MIN 2 Melawi, Siti Nurlaila menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan di MIN 2 Melawi. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh dewan guru dan orang tua yang telah bekerja sama mendidik dan membimbing anak-anak hingga sampai pada tahap ini.

“Perpisahan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kami berharap anak-anak terus menjaga akhlak, disiplin, dan semangat belajar di mana pun berada. Jadilah generasi yang membanggakan agama, keluarga, dan bangsa,” ujarnya.

Beliau juga berpesan agar para siswa tetap menjaga nama baik almamater MIN 2 Melawi serta terus mengamalkan ilmu dan nilai-nilai keislaman yang telah diperoleh selama belajar di madrasah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada MIN 2 Melawi atas konsistensinya dalam mencetak generasi yang berprestasi dan berakhlakul karimah.

Beliau menyampaikan bahwa madrasah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai agama dan moral. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan sebuah hadis Rasulullah SAW:

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
“كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ وَيُنَصِّرَانِهِ وَيُمَجِّسَانِهِ”

Yang artinya:

“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kemudian kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR. Bukhari No. 1358 dan Muslim No. 2658)

Melalui hadis tersebut, beliau menegaskan pentingnya peran orang tua, guru, dan lingkungan pendidikan dalam membentuk karakter dan akhlak anak. Menurutnya, madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga fitrah anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

“Madrasah harus terus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas, beriman, dan mampu bersaing di masa depan. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas VI yang hari ini dilepas. Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah meninggalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan prosesi Wisuda Tahfidz yang menjadi salah satu momen istimewa dalam kegiatan tasyakuran dan perpisahan tahun ini. Prosesi diawali dengan pembacaan Surah An-Naba dan dilanjutkan pemasangan selempang wisuda kepada para peserta tahfidz.

Adapun siswa yang mengikuti wisuda tahfidz di antaranya Muhammad Raihan bin Maulidi, Muhammad Hafizuddin Azam bin Arjulida, Aqila Shofia Kamila binti Yanto, Sofiyah binti Sholihin, Dian Nuril Fauziah binti Suparno, Muhammad Ar-Razi Alfa’izi bin Arifin Sayutri Putra, serta Muhammad Rico Wijaya bin Muhammad Roihani.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari siswa kelas VI kepada pihak madrasah sebagai bentuk kenang-kenangan dan ungkapan terima kasih kepada guru-guru yang telah mendidik mereka selama enam tahun. Penampilan paduan suara yang membawakan lagu Hymne Guru dan Terima Kasihku turut menambah suasana haru di penghujung acara.

Kegiatan tasyakuran dan perpisahan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh tamu undangan, dewan guru, serta siswa kelas VI sebagai kenangan indah yang akan selalu dikenang oleh seluruh keluarga besar MIN 2 Melawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *