Penyuluh Agama Kristen Kemenag Melawi Ikuti Pembinaan dan Konsolidasi Pokjaluh Kalimantan Barat

Sekadau (Kemenag Melawi) — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi turut ambil bagian dalam kegiatan pembinaan yang dirangkaikan dengan silaturahmi, konsolidasi, dan perayaan Paskah Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kalimantan Barat pada Kamis,(30/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran strategis penyuluh agama dalam pelayanan kepada masyarakat.

Pembinaan yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menekankan sejumlah hal mendasar yang harus menjadi perhatian seluruh penyuluh. Dalam arahannya, Plt Bimas Kristen menegaskan bahwa penyuluh memiliki peran vital dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing. Oleh karena itu, setiap penyuluh dituntut untuk memahami tugas dan tanggung jawabnya secara profesional.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam pelaksanaan tugas, penyuluh harus mampu mengumpulkan data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan program kerja serta bahan evaluasi terhadap efektivitas kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan. Selain itu, pentingnya dokumentasi dan laporan kegiatan juga menjadi perhatian utama, sebagai bentuk akuntabilitas serta bukti nyata pelaksanaan tugas di lapangan.

Dalam aspek administrasi, penyuluh diingatkan untuk senantiasa tertib dalam menyusun Laporan Kinerja Harian (LKH) serta Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Kedua dokumen tersebut tidak hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai alat ukur kinerja yang mencerminkan profesionalisme seorang penyuluh.

Tidak kalah penting, Plt Bimas Kristen juga menekankan pentingnya menjaga etika dalam melaksanakan tugas penyuluhan. Penyuluh diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, baik dalam sikap, perkataan, maupun tindakan. Etika yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap peran penyuluh sebagai pembimbing spiritual.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para penyuluh agama Kristen semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam kehidupan beragama, mempererat kerukunan, serta mendukung pembangunan spiritual masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *