Penyuluh Agama Kristen Kemenag Melawi Hadiri Konsolidasi dan Perayaan Paskah Pokjaluh Kalbar di Sekadau

Sekadau (Kemenag Melawi) — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi turut ambil bagian dalam kegiatan konsolidasi, silaturahmi, dan perayaan Paskah yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kalimantan Barat. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (30/4/2026) di Gedung GKII Tiberias Sekadau, dengan dihadiri sekitar 200 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat kebersamaan antarpenyuluh agama Kristen sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tugas pembinaan umat di daerah masing-masing. Rangkaian acara diawali dengan ibadah bersama yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita, mencerminkan makna Paskah sebagai perayaan kemenangan dan pengharapan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Pembimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Joel Sihnurjadi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah strategis untuk memperkuat koordinasi serta meningkatkan kapasitas para penyuluh agama Kristen.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para penyuluh semakin profesional, berintegritas, dan mampu berinovasi dalam menjalankan tugas di tengah dinamika masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari masing-masing perwakilan kabupaten/kota. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pelaksanaan tugas penyuluhan di lapangan.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi pembinaan yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan keagamaan, penguatan peran penyuluh sebagai agen moderasi beragama, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan sosial di masyarakat.

Keikutsertaan Penyuluh Agama Kristen dari Kabupaten Melawi dalam kegiatan ini diharapkan membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas pembinaan umat di daerah. Melalui konsolidasi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus memperkuat peran strategis penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan beragama di Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *