MAN Melawi Sosialisasikan Tata Tertib dan Kantin Sehat, Libatkan Pedagang Sekitar Madrasah

Melawi (Kemenag Melawi) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Melawi melalui Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan menggelar sosialisasi peraturan madrasah sekaligus pengelolaan kantin sehat bersama para pengelola kantin dan pedagang di sekitar lingkungan madrasah, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN Melawi ini bertujuan menyamakan persepsi agar ekosistem di luar pagar madrasah tetap mendukung pembinaan karakter siswa. Sosialisasi dihadiri oleh empat pengelola kantin tetap serta sejumlah pedagang pentol kuah keliling yang biasa berjualan saat jam istirahat.

Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan MAN Melawi, Fithriani, dalam arahannya memaparkan tata tertib terbaru, terutama terkait jam jajan, larangan siswa keluar pagar saat jam pelajaran, serta aturan berpakaian. Ia menegaskan bahwa keberadaan kantin dan pedagang merupakan mitra strategis madrasah dalam membentuk kedisiplinan siswa.

“Kami berharap kerja sama semua pihak. Apabila melihat siswa melanggar aturan, seperti merokok, bolos, atau tidak berpakaian sesuai ketentuan, mohon dapat ditegur secara baik,” ujarnya.

Selain penegakan disiplin, sosialisasi juga menitikberatkan pada penerapan konsep Kantin Sehat Madrasah. Tim UKS MAN Melawi menyampaikan standar makanan yang boleh dijual, di antaranya rendah gula, garam, dan lemak, tidak mengandung pemanis buatan berlebihan, serta disajikan secara higienis dan tertutup. Para pengelola kantin juga diminta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tidak menjual minuman berenergi, serta menyediakan pilihan menu sehat seperti buah atau sayur.

Untuk pedagang keliling, dianjurkan menggunakan sarana jualan yang tertutup, menjaga kebersihan peralatan, serta membatasi penggunaan bahan tambahan makanan secara berlebihan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Para pengelola kantin menyambut baik kebijakan tersebut, sembari berharap adanya pembinaan berkelanjutan kepada siswa agar lebih selektif dalam memilih jajanan.

Menanggapi hal itu, pihak madrasah berkomitmen akan menampilkan daftar “Kantin Mitra MAN Melawi” sebagai rujukan bagi siswa. Selain itu, disepakati pula jam operasional penjualan hanya pada waktu istirahat guna menjaga kelancaran kegiatan belajar mengajar.

Sebagai tindak lanjut, MAN Melawi bersama Puskesmas Nanga Pinoh akan melakukan inspeksi berkala setiap tiga bulan. Kantin yang konsisten memenuhi standar akan diberikan apresiasi berupa sertifikat “Kantin Sehat MAN Melawi”.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara pihak madrasah dan para pedagang. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan madrasah yang aman, tertib, dan sehat, sekaligus mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *