Melawi (Kemenag Melawi) — Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Muhammad Qamarul Khair, menyampaikan tausiyah pada kegiatan Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Kabupaten Melawi di Masjid Nurul Islam, Dusun Durian Tanjung, Desa Tanjung Lay, Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut bertepatan dengan malam ke-13 Ramadan 1447 H.
Dalam tausiyahnya, Muhammad Qamarul Khair mengajak jamaah untuk meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu penghambaan kepada Allah SWT.
“Yang terpenting bukan hanya banyaknya ibadah, tetapi bagaimana ibadah itu menjadi lebih berkualitas, lebih khusyuk, dan memberi dampak pada perubahan akhlak serta perilaku sehari-hari,” ujarnya di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan makna hakiki puasa sebagai sarana menata dan mengendalikan sumber syahwat manusia. Menurutnya, terdapat dua hal utama yang harus dijaga dalam berpuasa, yakni menahan diri dari makan dan minum serta menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat. Selain itu, puasa juga mengajarkan untuk menahan diri dari hubungan suami istri di siang hari sebagai bentuk ketaatan terhadap ketentuan syariat.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan lisan, menjaga perilaku, dan mengendalikan hawa nafsu agar menjadi pribadi yang lebih bertakwa,” jelasnya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan pelaksanaan salat Magrib berjamaah. Momentum ini diharapkan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat ibadah masyarakat di Kabupaten Melawi selama Ramadan 1447 H.
