Melawi (Kemenag Melawi) — Gerakan Masyarakat Ramaikan Subuh Berjamaah (GERMAR) kembali digelar sebagai upaya memperkuat syiar Islam dan membangun kebersamaan umat di Kabupaten Melawi. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026, mulai pukul 04.00 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid Nurul Huda.
Acara tersebut akan diisi dengan tausiyah fajar bersama Ketua Pengadilan Agama Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Achmad Syarkowi.
Dalam tausiyah fajar pada kegiatan Gerakan Masyarakat Ramaikan Subuh Berjamaah (GERMAR) di Masjid Nurul Huda, Achmad Syarkowi mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan salat Subuh berjamaah sebagai titik awal membangun kedisiplinan dan integritas diri.
Ia menyampaikan bahwa kekuatan umat berawal dari kedekatan kepada Allah SWT yang diwujudkan melalui ibadah berjamaah di masjid. Menurutnya, Subuh berjamaah bukan hanya rutinitas ibadah, tetapi juga sarana membentuk karakter pribadi yang jujur, amanah, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika kita mampu menjaga Subuh berjamaah, insyaAllah kita juga akan mampu menjaga komitmen, tanggung jawab, dan integritas dalam pekerjaan maupun kehidupan bermasyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah.
Achmad Syarkowi juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Ia mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid tidak hanya pada momentum tertentu, tetapi menjadikannya sebagai pusat pembinaan spiritual dan sosial umat.
Kegiatan GERMAR tersebut turut dihadiri perwakilan IPARI, jajaran Kemenag Melawi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Nurul Huda yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak sebelum waktu Subuh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan komitmen umat dalam memakmurkan masjid terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi kehidupan beragama dan bermasyarakat di Kabupaten Melawi.
