Penyuluh Agama Islam KUA Belimbing Hulu Berikan Bimbingan Persiapan Menyambut Ramadhan kepada Majelis Taklim An-Nida Beloyang

Melawi (Kemenag Melawi) — Dalam rangka meningkatkan kesiapan umat Islam menyambut Bulan Suci Ramadhan, Penyuluh Agama Islam KUA Belimbing Hulu, Ya’ Omi, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama Islam bersama Majelis Taklim An-Nida Beloyang, Kamis (12/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan tersebut mengangkat tema Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan. Para jamaah tampak antusias mengikuti penyampaian materi yang menekankan pentingnya kesiapan lahir dan batin dalam menyongsong bulan penuh berkah.

Dalam penyampaiannya, Ya’ Omi mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas iman dan takwa, bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia menegaskan bahwa persiapan Ramadhan harus dilakukan secara menyeluruh, meliputi hati, ilmu, amal, dan keluarga.

“Ramadhan harus disambut dengan hati yang bersih dan niat yang ikhlas karena Allah SWT. Mari kita memperbanyak istighfar, bertaubat, serta memperbaiki hubungan dengan sesama agar memasuki Ramadhan dalam keadaan terbaik,” ujarnya.

Selain itu, jamaah juga diingatkan untuk mempersiapkan ilmu dengan memahami kembali fiqih puasa, syarat dan rukun, hal-hal yang membatalkan puasa, serta amalan-amalan sunnah agar ibadah dapat dilaksanakan secara benar dan maksimal.

Dari sisi amal, Ya’ Omi menganjurkan jamaah mulai membiasakan diri membaca Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, menjaga lisan, serta meningkatkan kualitas shalat sebagai bentuk latihan spiritual sebelum Ramadhan tiba.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya para ibu sebagai pembina rumah tangga, dalam menciptakan suasana rumah yang bernuansa Ramadhan, membimbing anak-anak untuk berpuasa, serta menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak dini.

Menurutnya, Ramadhan adalah bulan pendidikan jiwa, bulan kesabaran, dan bulan pembentukan akhlak, sehingga tidak seharusnya hanya dipersiapkan dengan kebutuhan lahiriah semata, tetapi lebih utama adalah kesiapan iman dan takwa.

Kegiatan bimbingan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman dari para jamaah dalam menyambut bulan suci. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya semangat untuk menjadikan Ramadhan sebagai sarana memperbaiki diri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah Majelis Taklim An-Nida Beloyang semakin siap menyambut Ramadhan dengan penuh keimanan dan mampu meraih predikat muttaqin sebagaimana tujuan diwajibkannya ibadah puasa.

“Semoga Allah SWT mempertemukan kita dengan Ramadhan dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan,” tutup Ya’ Omi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *