Melawi (Kemenag Melawi) — Dalam rangka mengisi kegiatan Ramadhan 1447 H, mahasiswa magang menyampaikan tausiah bertema menghidupkan Ramadhan dengan membaca Al-Qur’an pada Rabu, 25 Februari 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pinoh Utara ini menghadirkan mahasiswa magang bernama Gayo sebagai penceramah. Dalam tausiahnya, Gayo mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum kembali kepada Al-Qur’an.
Ia menyampaikan bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 185. Oleh karena itu, membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an menjadi amalan utama yang perlu dihidupkan selama Ramadhan.
“Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbaiki hubungan kita dengan Al-Qur’an. Mari kita jadikan setiap hari di bulan Ramadhan sebagai hari bersama Al-Qur’an, baik dengan tilawah, tadarus, maupun tadabbur,” ujarnya.
Gayo juga menekankan pentingnya meluangkan waktu khusus untuk membaca Al-Qur’an setiap hari, meskipun hanya beberapa ayat, namun dilakukan secara istiqamah. Menurutnya, keberkahan Ramadhan akan lebih terasa apabila umat Islam semakin dekat dengan Kalamullah.
Selain itu, ia mengajak jamaah untuk membiasakan tadarus bersama di masjid maupun di rumah bersama keluarga, sehingga suasana Ramadhan semakin hidup dan penuh cahaya Al-Qur’an.
Kegiatan tausiah kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar cara menjaga konsistensi membaca Al-Qur’an serta tips membagi waktu antara aktivitas pekerjaan dan ibadah di bulan Ramadhan.
Kepala KUA Kecamatan Pinoh Utara menyampaikan apresiasi atas penyampaian materi yang dibawakan mahasiswa magang. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus memberikan motivasi kepada jamaah untuk memaksimalkan ibadah selama bulan suci.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat menghidupkan Ramadhan dengan Al-Qur’an semakin tumbuh, sehingga Ramadhan benar-benar menjadi bulan pembinaan ruhani dan peningkatan kualitas keimanan.
