Melawi (Kemenag Melawi) — Gerakan Subuh Berjamaah kembali dilaksanakan pada Rabu (4/2) di Masjid Agung Juang Nanga Pinoh. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas ibadah serta menumbuhkan kesadaran umat akan pentingnya shalat berjamaah, khususnya shalat Subuh.
Semula, kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah dijadwalkan berlangsung di Masjid Muhammadiyah Ibnu Taimiyyah. Namun, karena masih dalam tahap pembenahan serta adanya kebocoran atap akibat hujan lebat, lokasi kegiatan dialihkan ke Masjid Agung Juang Nanga Pinoh agar pelaksanaan tetap berjalan dengan lancar dan khidmat.
Gerakan Subuh Berjamaah tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Melawi H. Nuryanto, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Melawi H. Sukiman, serta para jamaah dari berbagai elemen masyarakat.
Dalam tausiah Subuh, penceramah KH. Joko Supeno Mukti AH menekankan pentingnya menjaga shalat lima waktu, terutama shalat Subuh yang kerap menjadi ujian bagi sebagian umat Islam. Menurutnya, shalat Subuh memiliki keutamaan besar karena menjadi penanda kedisiplinan dan kekuatan iman seorang muslim.
KH. Joko Supeno Mukti AH juga mengajak jamaah agar Gerakan Subuh Berjamaah tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, melainkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa tantangan utama dalam beribadah bukan sekadar memulai, melainkan menjaga konsistensi atau istiqomah.
“Yang berat itu adalah istiqomah. Jika Subuh berjamaah bisa dijaga terus-menerus, insya Allah akan membawa kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan,” ujarnya.
Melalui Gerakan Subuh Berjamaah ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif umat untuk semakin memakmurkan masjid serta menjadikan shalat berjamaah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
