Pontianak (Kemenag Melawi) — Pekan Silaturahmi Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 tingkat Provinsi Kalimantan Barat resmi dibuka dalam suasana meriah, hangat, dan penuh kebersamaan. Kegiatan pembukaan digelar di Halaman Asrama Haji Pontianak, Senin (12/1/2026), dan dihadiri ribuan peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Kementerian Agama Kabupaten Melawi turut hadir dalam kegiatan tersebut dengan kehadiran Kepala Kantor Kemenag Melawi, Anuar Akhmad, didampingi Ketua DWP Kemenag Melawi, Atika Prestiani, beserta jajaran serta kontingen PORDA Kemenag Melawi yang siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Pekan Silaturahmi HAB ke-80.
Pekan Silaturahmi HAB ke-80 mengusung tema nasional “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang menjadi penguat komitmen Kementerian Agama dalam merawat kerukunan umat beragama serta memperkuat sinergi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama Ketua TP PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Kamtono, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, jajaran Kanwil Kemenag Kalbar, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, Jajaran Pemprov Pontianak, tokoh masyarakat, para Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota se-Kalimantan Barat dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kabupaten/kota se-kalbar beserta tamu undangan lainnya.
Rangkaian pembukaan diawali dengan defile seluruh kontingen kabupaten/kota, termasuk kontingen Kemenag Melawi. Barisan yang rapi, penuh semangat, dan kompak menampilkan kebanggaan serta kesiapan setiap kontingen dalam mengikuti Pekan Silaturahmi HAB ke-80.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan tarian keberagaman budaya yang merepresentasikan kekayaan budaya dan kemajemukan masyarakat Kalimantan Barat. Tarian tersebut menjadi simbol persatuan dalam perbedaan serta cerminan nilai-nilai moderasi beragama yang terus dijaga oleh Kementerian Agama.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis menegaskan bahwa Pekan Silaturahmi Hari Amal Bakti bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan, merawat kerukunan, serta meneguhkan komitmen pengabdian keluarga besar Kementerian Agama kepada bangsa dan negara.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan Pekan Silaturahmi HAB dilaksanakan tidak hanya di Kalimantan Barat, tetapi juga di berbagai wilayah di Indonesia dengan bentuk dan ekspresi yang beragam, sesuai dengan karakter serta kearifan lokal masing-masing daerah.
Menurutnya, selama 80 tahun kehadirannya, Kementerian Agama telah memainkan peran penting dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan umat beragama, memperkuat toleransi, serta merawat nilai-nilai kebhinnekaan. Oleh karena itu, Pekan Silaturahmi HAB diharapkan menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan sportivitas, dan memperkuat ukhuwah, baik di internal ASN Kemenag maupun dengan masyarakat luas.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengasah kepekaan rasa melalui seni dan budaya, sekaligus memperkuat kearifan lokal yang kaya, majemuk, dan beragam. Berbagai cabang lomba olahraga, seni, serta agenda kebersamaan dinilai sebagai sarana edukasi sosial dan budaya yang positif.
Dalam laporan Ketua Penyelenggara, Ruslan (Kepala Kantor Kemenag Pontianak) menyampaikan bahwa jumlah peserta Pekan Silaturahmi HAB ke-80 tahun ini mencapai sekitar 2.240 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, mencerminkan tingginya antusiasme dan semangat kebersamaan.
Pada sesi penutup pembukaan, seluruh peserta mengikuti tarian budaya khas Pontianak secara bersama-sama. Kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta dan undangan melaksanakan foto bersama, menjadi simbol persatuan, kekompakan, dan soliditas keluarga besar Kementerian Agama se-Kalimantan Barat.
Melalui keikutsertaan dalam Pekan Silaturahmi HAB ke-80 ini, Kementerian Agama Kabupaten Melawi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas, serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kebersamaan dalam mendukung tugas pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
