Penyuluh Agama Islam Kemenag Melawi Tegaskan Peran sebagai Duta Kedamaian dalam Merawat Harmoni Umat

Melawi (Kemenag Kalbar) — Peran penyuluh agama sebagai agen perdamaian kembali ditegaskan dalam Podcast Si Niman Kementerian Agama Kabupaten Melawi pada Kamis (04/12/2025). Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Melawi, Muhd. Sukarno, memaparkan bahwa penyuluh tidak hanya bertugas memberikan ceramah, tetapi juga membawa misi besar Islam sebagai agama yang menenteramkan.

Sukarno menjelaskan bahwa pada masa Rasulullah Saw, Islam hadir dengan membawa pesan damai dan mengedepankan nilai ummatan wasathan—umat yang moderat. Nilai inilah yang menjadi fondasi bagi para penyuluh dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. “Penyuluh harus mampu memediasi konflik, menumbuhkan toleransi, dan menghadirkan teladan akhlak rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Ia menegaskan, penyuluh memiliki peran strategis sebagai “pendingin ruangan” di tengah memanasnya persoalan sosial. Dalam setiap konflik, penyuluh diharapkan menjadi penenang, membawa kesejukan, sekaligus membuka ruang dialog yang bijak.

Lebih lanjut Sukarno menyampaikan bahwa banyak konflik muncul karena asumsi yang keliru. Untuk itu, penyuluh harus memahami persoalan tanpa menghakimi, serta menjadi jembatan dialog seperti yang dicontohkan Rasulullah Saw. “Konflik itu seperti api yang harus disiram air, bukan bensin. Karena itu penyuluh harus mengedepankan empati dengan lebih banyak mendengar,” tegasnya.

Melalui pemahaman nilai-nilai Islam yang menenangkan, penyuluh agama di Melawi diharapkan dapat terus berperan aktif dalam menjaga keharmonisan sosial, memperkuat toleransi, dan membantu masyarakat menyelesaikan persoalan dengan jalan musyawarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *