Melawi (Kemenag Melawi) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ella Hilir, Syahbandi, menyampaikan pembinaan keagamaan pada kegiatan Majelis Taklim Hidayatullah dengan tema “Menjaga Hati dan Lisan sebagai Jalan Menuju Takwa”, pada Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman keagamaan jamaah tentang pentingnya menjaga kebersihan hati dan lisan sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta membentuk akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Syahbandi mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Ahzab ayat 70–71 yang mengajak orang-orang beriman untuk bertakwa kepada Allah dan senantiasa mengucapkan perkataan yang benar. Ia juga menguatkan materi dengan hadis Rasulullah SAW:
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Syahbandi menjelaskan bahwa menjaga hati berarti membersihkannya dari sifat iri, dengki, riya, dan prasangka buruk dengan memperbanyak zikir, istigfar, membaca Al-Qur’an, serta berdoa. Menurutnya, hati yang bersih akan melahirkan perilaku dan akhlak yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan dengan menghindari dusta, ghibah, fitnah, maupun perkataan yang menyakiti orang lain. Sebaliknya, setiap muslim dianjurkan untuk membiasakan berkata jujur, santun, dan bermanfaat bagi sesama.
“Hati yang bersih akan melahirkan lisan yang baik. Ketika hati dan lisan dijaga, insya Allah hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia akan semakin harmonis, sehingga kita menjadi pribadi yang bertakwa dan berakhlakul karimah,” ujar Syahbandi.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti antusias oleh jamaah Majelis Taklim Hidayatullah. Melalui pembinaan tersebut, diharapkan jamaah semakin termotivasi untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan pembinaan keagamaan ini, KUA Kecamatan Ella Hilir terus berkomitmen memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.
