Waka Kesiswaan MAN Melawi Sumbangkan Buku Pantun Sejarah Islam Karya Sendiri untuk Perpustakaan Madrasah

Melawi (Kemenag Melawi) – Pada senin, 27 Juli 2026Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN Melawi, Fithriani, menyumbangkan sebuah buku berjudul Pantun Sejarah Islam karya tulisnya sendiri kepada Perpustakaan MAN Melawi. Penyerahan buku ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam memperkaya koleksi literasi madrasah sekaligus mendukung inovasi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.

Buku Pantun Sejarah Islam merupakan kumpulan pantun bertemakan sejarah kebudayaan Islam yang disusun sebagai media pembelajaran bagi peserta didik. Buku ini lahir dari pengalaman Fithriani sebagai guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dengan tujuan membantu siswa memahami materi sejarah melalui rangkaian pantun yang menarik, mudah diingat, dan sarat makna.

Menurut Fithriani, penyampaian materi melalui pantun mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih hidup dan interaktif. Dengan irama serta rima yang khas, siswa dapat lebih mudah mengingat tokoh, peristiwa, maupun nilai-nilai penting dalam sejarah Islam tanpa merasa terbebani oleh banyaknya materi yang harus dihafal.

Buku ini memiliki beberapa keunggulan, di antaranya menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif, memadukan unsur sastra dengan materi sejarah, serta menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif sehingga dapat meningkatkan minat baca dan motivasi belajar peserta didik. Selain itu, pantun-pantun yang disajikan tidak hanya membantu mengingat materi, tetapi juga mengajak siswa mengambil hikmah dan keteladanan dari perjalanan peradaban Islam.

Keberadaan buku ini di Perpustakaan MAN Melawi diharapkan dapat menjadi referensi tambahan bagi peserta didik maupun guru dalam proses pembelajaran. Buku tersebut juga menjadi bukti bahwa karya guru mampu menjadi sumber belajar yang relevan dengan kebutuhan siswa sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah.

Kepala MAN Melawi mengapresiasi dedikasi Fithriani dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan. Menurutnya, inovasi seperti ini menunjukkan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di dalam kelas, tetapi juga sebagai penulis dan pengembang bahan ajar yang mampu menghadirkan pembelajaran lebih kreatif, kontekstual, dan bermakna.

Melalui sumbangan buku Pantun Sejarah Islam, MAN Melawi berharap budaya menulis, berkarya, dan berbagi ilmu terus berkembang di kalangan pendidik. Karya tersebut diharapkan dapat menginspirasi guru maupun peserta didik untuk terus berinovasi serta menjadikan literasi sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *