Melawi (Kemenag Melawi) — Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan mutu pelayanan di daerah, Muhammad Syamsul Bahar mengikuti pelatihan pengawas JPH Angkatan VII Tahun 2026. Pelatihan berskala nasional ini diselenggarakan secara daring (online) sepanjang bulan Juli 2026 melalui platform Learning Management System (LMS) resmi di laman lms.halal.go.id. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Massive Open Online Course (MOOC), yang memungkinkan peserta mengakses materi secara mandiri, fleksibel, namun tetap terukur dan terstruktur dengan standar kompetensi yang ketat.
Keikutsertaan dalam pelatihan intensif selama satu bulan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman regulasi terkini, memperkuat tata cara pengawasan di lapangan, serta mengasah kemampuan mitigasi titik kritis pada proses produk. Melalui peningkatan kapasitas ini, Pengawas JPH diharapkan mampu mengawal jalannya kewajiban sertifikasi secara lebih akurat, kredibel, dan profesional, khususnya di wilayah Kabupaten Melawi.
Selama satu bulan penuh, proses pembelajaran dirancang secara komprehensif. Peserta wajib menyelesaikan berbagai tahapan akademis, mulai dari pendalaman materi regulasi, studi kasus pengawasan, pengerjaan tugas mandiri, hingga evaluasi akhir (post-test) berbasis sistem. Melalui pemanfaatan teknologi MOOC ini, transformasi digital dalam pengembangan SDM diharapkan dapat melahirkan Pengawas JPH yang tanggap, kompeten, dan siap menyukseskan program Indonesia Wajib Halal di tingkat daerah.
