Penyuluh Agama Islam KUA Sayan Dampingi Kegiatan Perjusami di MTs Darul Ulum, Tanamkan Disiplin dan Nilai Keagamaan

Melawi (Kemenag Melawi) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sayan, Zulliyanti, mendampingi kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) yang dilaksanakan di MTs Darul Ulum Kecamatan Sayan pada Jumat–Sabtu, 8–9 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter bagi peserta didik melalui kegiatan kepramukaan yang dipadukan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Perkemahan tersebut diikuti oleh para siswa MTs Darul Ulum dengan penuh semangat dan antusias. Berbagai agenda kegiatan dilaksanakan selama perkemahan berlangsung, seperti latihan baris-berbaris, materi kepramukaan, pembentukan kepemimpinan, serta kegiatan kebersamaan yang melatih kekompakan dan tanggung jawab.

Dalam kesempatan itu, Zulliyanti turut memberikan pembinaan rohani kepada peserta perkemahan. Ia menekankan pentingnya disiplin sebagai bagian dari karakter seorang pelajar, sekaligus mengingatkan agar nilai-nilai agama tetap menjadi pedoman dalam setiap aktivitas.

“Melalui kegiatan perkemahan ini, anak-anak dilatih untuk mandiri, disiplin, serta bertanggung jawab. Namun yang paling penting, mereka juga harus tetap menjaga akhlak dan memperkuat ibadah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zulliyanti.

Ia juga mengajak seluruh peserta agar menjadikan kegiatan Perjusami sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan dan membangun sikap saling menghargai, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Pihak MTs Darul Ulum menyambut baik kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sayan dalam kegiatan tersebut. Pendampingan yang dilakukan dinilai memberikan motivasi dan nilai tambah bagi para peserta, terutama dalam pembinaan spiritual dan pembentukan karakter religius.

Kegiatan Perjusami yang berlangsung selama dua hari tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga penutupan pada Sabtu (9/5/2026). Diharapkan kegiatan ini mampu membentuk generasi muda yang tangguh, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki disiplin dan nilai keagamaan yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *