Melawi (Kemenag Melawi) – Penyuluh Agama Katolik dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi resmi mengikuti Pelatihan E-learning bertajuk “Kurikulum Berbasis Cinta” yang berlangsung selama tujuh hari, mulai tanggal 22 hingga 28 April 2028. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia dari berbagai daerah.
Pelatihan yang bersifat nasional tersebut dilaunching secara virtual melalui kanal YouTube resmi Kementerian Agama. Acara peluncuran dibuka langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pendekatan humanis dan spiritual dalam membangun kurikulum pendidikan agama.
“Kurikulum berbasis cinta bukan sekadar teori, tetapi cara kita memandang sesama sebagai ciptaan yang patut dikasihi. Ini adalah fondasi untuk menciptakan moderasi beragama yang tulus,” ujar Menteri Agama dalam sambutan perdananya di hadapan ribuan ASN yang tergabung secara daring.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, melalui Ketua Pokjaluh Agama Katolik, menyampaikan bahwa keikutsertaan para penyuluh dalam pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan yang lebih kontekstual dan menyentuh aspek afeksi masyarakat.
“Kami sangat antusias. Materi tentang Kurikulum Berbasis Cinta ini sangat relevan dengan tugas penyuluh yang setiap hari berhadapan dengan dinamika sosial dan kerukunan umat beragama di Melawi,” ujar Yulianus Uton, salah satu peserta Penyuluh Agama Katolik.
Selama tujuh hari pelatihan, para peserta akan mengakses modul-modul interaktif melalui platform e-learning yang telah disediakan, mengikuti diskusi virtual, serta menyelesaikan studi kasus berbasis nilai-nilai kasih dalam konteks kehidupan beragama dan kebangsaan.
Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan ASN Kementerian Agama yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki ketajaman hati dalam melayani umat di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah pedalaman seperti Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. (gsm)
