Penyuluh Agama Katolik Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Stunting di Kampung Ngkerbah


Melawi (Kemenag Melawi) – Upaya pencegahan stunting di wilayah pedalaman terus digencarkan melalui sinergi antara pihak Gereja dan Kementerian Agama. Pada hari Minggu, 8 Maret 2026, Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Gabriel Salim, mengadakan penyuluhan khusus mengenai peran aktif institusi keagamaan dan pemerintah dalam menekan angka stunting.

Kegiatan yang berlangsung di Kampung Ngkerbah, Desa Keninjal, ini dihadiri oleh puluhan umat Katolik setempat serta para orang tua yang memiliki anak balita. Penyuluhan dikemas dalam suasana keakraban pasca perayaan Ibadat Minggu Prapaskah III, sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Dalam pemaparannya, Gabriel Salim menjelaskan bahwa Gereja Katolik memiliki peran strategis dalam mendidik umat tentang pentingnya kesehatan keluarga, yang merupakan bagian dari martabat manusia.

“Gereja mengajarkan bahwa tubuh adalah Bait Allah. Oleh karena itu, menjaga kesehatan, khususnya tumbuh kembang anak, adalah bentuk syukur kita kepada Tuhan. Kami dari Dewan Pastoral Paroki melalui Seksi Keluarga akan terus mendampingi para Calon Pasutri dalam mempersiapkan Keluarga yang sehat dan sejahtera,” ujar Gabriel di hadapan umat.

Selain pendekatan iman, penyuluhan ini juga menyoroti kolaborasi dengan Kementerian Agama dalam menyukseskan program nasional. Gabriel menjelaskan bahwa Kementerian Agama memiliki program unggulan untuk menekan stunting melalui pendekatan agama dan budaya.

“Kementerian Agama tidak hanya mengurus soal pernikahan atau pendidikan agama, tetapi juga ikut bertanggung jawab terhadap kualitas sumber daya manusia. Kementerian Agama melalui para Penyuluh Agama senantiasi memberikan edukasi tentang kesehatan pranikah kepada orang muda terutama kepada para pelajar di sekolah-sekolah,” tambahnya.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Para orang tua diedukasi untuk rutin memeriksakan kehamilan, memberikan ASI eksklusif, serta memastikan imunisasi dasar lengkap bagi anak.

Kegiatan di Kampung Ngkerbah ini direncanakan akan menjadi program berkelanjutan dengan melibatkan Team Kesehatan dari Paroki SPMDKS Nanga Pinoh yang membawahi Gereja Katolik St. Markus Stasi Ngkerbah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *