Mimbar Ramadan Kemenag Melawi, Darwisno Ajak Umat Perkuat Ekonomi Syariah dan Perbanyak Infaq di Bulan Ampunan

Melawi (Kemenag Melawi) – Suasana Ramadan semakin bermakna melalui kegiatan Mimbar Ramadan yang digelar pada Selasa (3/3) di Studio Podcast Siniman. Menghadirkan Kepala KUA Pinoh Selatan, Darwisno, sebagai pemateri dan dipandu host Sri Dewi, kegiatan ini mengangkat tema “Ekonomi Syariah dan Keberkahan Rezeki di Bulan Penuh Ampunan.”

Dalam pemaparannya, Darwisno menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya momentum memperkuat ibadah ritual, tetapi juga saat yang tepat membangun kesadaran ekonomi umat berbasis syariah.

Ia mengutip pandangan Menteri Agama bahwa jika umat Islam ingin maju dan mandiri secara ekonomi, jangan hanya terpaku pada kewajiban zakat sebesar 2,5 persen. Lebih dari itu, diperlukan peningkatan infaq dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus penggerak kesejahteraan bersama.

“Kalau ingin maju, jangan berhenti di angka 2,5 persen. Perbanyak infaq dan sedekah. Di situlah letak keberkahan rezeki yang sesungguhnya,” ujar Darwisno.

Ia menjelaskan, praktik ekonomi syariah dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh nyata di bulan Ramadan adalah hadirnya pedagang makanan musiman yang menjajakan takjil dan hidangan berbuka puasa.

Menurutnya, para pedagang hendaknya menjalankan usaha sesuai tuntunan syariah, seperti bersikap jujur, amanah, tidak mengurangi timbangan, serta menjaga kualitas dagangan. Sikap tersebut bukan hanya mendatangkan keuntungan materi, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen.

“Pedagang itu pekerjaan yang sangat mulia. Apalagi jika memiliki sifat jujur dan amanah. Kalau pedagang jujur, pembeli akan merasa nyaman dan kembali lagi. Di situlah keberkahan tumbuh,” jelasnya.

Dipandu secara komunikatif oleh Sri Dewi, dialog Mimbar Ramadan berlangsung hangat dan penuh refleksi. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki niat dalam mencari rezeki serta memperluas kepedulian sosial.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi Anuar Akhmad, Kasubbag TU, Kasi Pendis, Kepala KUA Nanga Pinoh, serta para pegawai di lingkungan Kemenag Melawi.

Melalui penguatan ekonomi syariah yang dimulai dari diri sendiri, Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi bulan peningkatan ibadah, tetapi juga bulan kebangkitan dan keberkahan ekonomi umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *