Mimbar Ramadan Bahas Masjid Ramah Generasi, Irkam Masyuri Ajak Anak Muda Aktif Memakmurkan Masjid

Melawi (Kemenag Melawi) — Program Mimbar Ramadan kembali digelar dengan mengangkat tema “Masjid Ramah Generasi: Merangkul Anak Muda di Bulan Ramadhan” pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Studio Podcast Siniman ini dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan menghadirkan berbagai gagasan inspiratif mengenai peran masjid dalam membina generasi muda.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala KUA Nanga Pinoh Irkam Masyuri, sebagai narasumber, dengan Lenawati sebagai host yang memandu jalannya dialog. Dalam pemaparannya, Irkam Masyuri menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai ruang yang ramah, terbuka, dan mampu merangkul generasi muda agar lebih dekat dengan kegiatan keagamaan.

Ia menyampaikan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, khususnya bagi anak muda. Menurutnya, pengurus masjid perlu menghadirkan program yang kreatif dan relevan agar generasi muda merasa memiliki ruang untuk berkontribusi dan beraktivitas di lingkungan masjid.

“Masjid harus menjadi tempat yang nyaman bagi anak muda, tempat mereka belajar, berkarya, dan menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.

Dalam inti materinya, Irkam Masyuri juga menyoroti beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mewujudkan masjid ramah generasi, di antaranya memberikan ruang partisipasi bagi pemuda dalam kegiatan masjid, menghadirkan kegiatan keagamaan yang edukatif dan menarik, serta membangun komunikasi yang baik antara generasi tua dan generasi muda dalam pengelolaan masjid.

Ia juga mengajak para pemuda untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan ibadah, serta aktif dalam kegiatan yang memakmurkan masjid.

Melalui kegiatan Mimbar Ramadan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memakmurkan masjid, sekaligus menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *