Melawi (Kemenag Melawi) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Katolik menyelenggarakan Rapat Kerja dan Evaluasi Penyuluh Agama Katolik Kabupaten Melawi pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Melawi dan diikuti oleh Penyuluh Agama Katolik, baik penyuluh PNS maupun PPPK yang bertugas di wilayah Kabupaten Melawi.
Rapat kerja ini digelar sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja penyuluh agama Katolik selama periode sebelumnya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyusun rencana kerja baru yang lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan umat di lapangan serta kebutuhan administratif.
Agenda utama dalam pertemuan tersebut meliputi evaluasi pelaksanaan program kerja Penyuluh Agama Katolik, penyusunan rencana kerja periode berikutnya, serta diskusi dan penguatan tugas pelayanan penyuluhan. Melalui rangkaian agenda tersebut, para penyuluh diajak untuk merefleksikan kembali kinerja pelayanan yang telah dilakukan sekaligus merumuskan strategi pelayanan yang lebih inovatif dan relevan ke depan.
Dalam arahannya, Kasi Bimas Katolik Kabupaten Melawi, Setepanus Efendi, mengingatkan para penyuluh agar lebih serius dalam menindaklanjuti berbagai bentuk pendataan yang berkaitan langsung dengan tugas penyuluhan maupun tuntutan administrasi kantor. Ia menegaskan bahwa data yang akurat dan tertib administrasi merupakan bagian penting dari profesionalitas penyuluh dalam menjalankan tugas pelayanan.
Sementara itu, Gabriel Salim, salah satu penyuluh senior di Kabupaten Melawi, turut memberikan masukan konstruktif kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya menyinkronkan program kerja penyuluhan dengan program pastoral paroki, sehingga pelayanan kepada umat dapat berjalan selaras dan saling mendukung. Selain itu, ia juga mengajak para penyuluh untuk terus membangun hubungan baik dengan berbagai pihak demi kelancaran tugas di tengah masyarakat.
Kegiatan rapat kerja ini dilaksanakan dengan metode diskusi dan pemaparan laporan dari masing-masing penyuluh. Setiap peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, kendala, maupun usulan program yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan penyuluhan Agama Katolik di Kabupaten Melawi.
Melalui pelaksanaan rapat kerja dan evaluasi ini, diharapkan para Penyuluh Agama Katolik semakin solid, profesional, dan mampu menjalankan tugas pembinaan umat dengan lebih optimal. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi serta semangat pelayanan demi terwujudnya masyarakat yang religius, moderat, dan harmonis di Kabupaten Melawi.
