Melawi (Kemenag Kalbar) – Jum’at, (19/12), Kepala MTs Negeri 1 Melawi Fakhrudin memimpin rapat evaluasi proses pembelajaran dan seluruh kegiatan madrasah sepanjang tahun 2025 sekaligus pembagian tugas serta perencanaan program kerja tahun 2026.
Rapat berlangsung di Ruangan Rapat MTs Negeri 1 Melawi dan diikuti 30 orang tediri dari dewan guru dan staf. Agenda difokuskan pada capaian pembelajaran, efektivitas kegiatan kesiswaan, serta penyelarasan program dengan arah kebijakan Kementerian Agama Seperti Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Dalam arahannya, Fakhrudin menegaskan pentingnya evaluasi berbasis data agar perencanaan 2026 lebih terukur dan berdampak. “Evaluasi 2025 menjadi fondasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan. Perencanaan 2026 harus realistis, terukur, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik,” ujar Fakhrudin. Fakhrudin juga menekankan penguatan disiplin kerja, kolaborasi lintas bidang, dan peningkatan mutu layanan publik madrasah.
Rapat dimoderatori Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Surbaini, yang mengarahkan diskusi pada pemetaan program prioritas dan pembagian tugas yang proporsional. “Pembagian tugas 2026 disusun agar setiap program berjalan efektif, akuntabel, dan selaras dengan kalender pendidikan,” kata Surbaini.
Pembahasan mencakup penguatan kegiatan kesiswaan, optimalisasi ekstrakurikuler, serta integrasi pembelajaran dengan pengembangan karakter.
Dari aspek keuangan, Lamsyah menyampaikan informasi anggaran dan prinsip pengelolaan yang transparan. “Perencanaan kegiatan 2026 disesuaikan dengan kemampuan anggaran agar pelaksanaan tepat sasaran dan berkelanjutan, ditambah lagi anggaran pada tahun 2026 di potong hampir tujuh puluh lima juta sesuai arahan pusat,” jelas Lamsyah.
Informasi keuangan tersebut menjadi rujukan dalam penetapan prioritas program, sehingga dampaknya dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan MTs Negeri 1 Melawi.
