Kenali Jati Diri Sejak Dini, Penyuluh Agama Islam Ajak Pelajar Perkuat Iman dan Akhlak

Melawi (Kemenag Melawi) – Penyuluh Agama Islam, Syahbandi memberikan pembinaan kepada para pelajar melalui materi bertajuk “Mengenal Diri, Menguatkan Iman, Meraih Masa Depan” pada Senin, 03/08/2026. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman bahwa mengenal jati diri merupakan langkah awal dalam membentuk pribadi yang beriman, berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta memiliki arah hidup yang jelas.

Dalam penyampaiannya, Syahbandi menjelaskan bahwa jati diri adalah pemahaman seseorang tentang siapa dirinya, tujuan hidup yang ingin dicapai, nilai-nilai yang diyakini, serta bagaimana ia bersikap dalam kehidupan sehari-hari. Remaja yang memiliki jati diri yang baik akan mampu mengenali kelebihan dan kekurangannya, memiliki akhlak terpuji, bertanggung jawab atas setiap tindakan, percaya diri tanpa sombong, serta memiliki cita-cita dan semangat belajar.

Lebih lanjut, peserta diajak memahami pentingnya membentuk jati diri Islami melalui kebiasaan mendekatkan diri kepada Allah Swt. dengan salat, membaca Al-Qur’an, dan berdoa. Selain itu, berbakti kepada orang tua, menghormati guru, memilih teman yang baik, menjaga lisan dan penggunaan media sosial, serta disiplin dalam belajar dan beribadah menjadi bekal penting dalam menghadapi kehidupan.

Syahbandi juga mengingatkan berbagai tantangan yang dihadapi remaja saat ini, seperti pengaruh pergaulan negatif, penyalahgunaan media sosial, bullying, rendahnya rasa percaya diri, hingga kebiasaan malas belajar dan beribadah. Oleh karena itu, para pelajar diharapkan mampu menyaring setiap pengaruh yang datang serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama.

Di akhir pembinaan, Syahbandi berpesan agar para siswa tidak pernah merasa rendah diri karena keadaan yang dimiliki. Menurutnya, nilai seseorang tidak diukur dari harta, penampilan, atau popularitas, melainkan dari keimanan, akhlak, dan ketakwaannya kepada Allah Swt. Para pelajar pun diajak menjadi generasi Muslim yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, disiplin, serta mampu menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, agama, dan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *