Apel Senin Pagi : Penyelenggara Kristen Ajak ASN Kemenag Melawi Perkuat Toleransi dan Dukung Kontingen PESPARAWI Kalbar

Melawi (Kemenag Melawi) — Kementerian Agama Kabupaten Melawi kembali melaksanakan apel pagi rutin pada Senin (15/06/2026). Bertindak sebagai pembina apel, Penyelenggara Kristen Kemenag Melawi, Roni, menyampaikan sejumlah amanat yang menekankan pentingnya dukungan, toleransi, dan keharmonisan antarumat beragama di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Dalam amanatnya, Roni menginformasikan bahwa kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Provinsi Kalimantan Barat akan berangkat menuju Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (16/06/2026) untuk mengikuti PESPARAWI Nasional XIV Tahun 2026. Kegiatan nasional tersebut akan berlangsung pada 18 hingga 28 Juni 2026 dan dipusatkan di Kota Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Roni mengajak seluruh keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Melawi untuk memberikan dukungan dan doa kepada para peserta yang akan mewakili Kalimantan Barat dalam ajang nasional tersebut.

“Walaupun kita berasal dari latar belakang keyakinan yang berbeda, semangat saling mendukung harus terus kita bangun. Prestasi yang diraih oleh kontingen Kalimantan Barat nantinya merupakan kebanggaan bersama. Karena itu, mari kita doakan dan berikan dukungan terbaik kepada seluruh peserta yang akan bertanding,” ujarnya.

Selain itu, Roni juga mengingatkan seluruh ASN agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya dalam memberikan komentar yang berkaitan dengan keyakinan atau praktik keagamaan seseorang. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus disikapi dengan penuh tanggung jawab agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik di tengah masyarakat.

“Media sosial adalah ruang publik yang dapat diakses oleh siapa saja. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam memberikan komentar, terutama yang berkaitan dengan agama dan keyakinan. Jagalah tutur kata dan sikap kita agar tetap mencerminkan nilai-nilai toleransi dan saling menghormati,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Roni menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama harus menjadi teladan dalam menjaga kerukunan umat beragama. Sebagai institusi yang mengemban tugas di bidang keagamaan, Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi dan memperkuat persatuan bangsa.

“Kita adalah keluarga besar Kementerian Agama. Karena itu, kita harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga toleransi, menghormati perbedaan, dan memperkuat persaudaraan antarumat beragama. Kerukunan yang terjaga akan menjadi modal penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis,” tegasnya.

Apel pagi berlangsung dengan tertib dan khidmat serta diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Melawi. Melalui amanat tersebut, diharapkan semangat toleransi, kebersamaan, dan persatuan terus tumbuh dan menjadi budaya kerja yang kuat di lingkungan Kementerian Agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *