Guru MAN Melawi Terima Penghargaan Penggerak Penulisan Antologi Puisi pada Peringatan Hardiknas 2026

Melawi (Kemenag Melawi) — Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, guru MAN Melawi, Fithriani, menerima penghargaan sebagai penggerak efektif dalam penulisan buku antologi puisi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Guru Penulis PGRI Melawi.

Penghargaan tersebut diserahkan pada upacara Hardiknas yang berlangsung di MTsN 2 Melawi. Sertifikat diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Fithriani dalam mendampingi serta menggerakkan program penulisan buku antologi puisi di lingkungan KKG MI Gugus 1 MIN 2 Melawi pada Sabtu (2/5/2026).

Program ini diawali dengan tantangan (challenge) menulis puisi antologi bagi para guru MI di Gugus 1 MIN 2 Melawi. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong budaya literasi sekaligus meningkatkan kreativitas guru dalam menghasilkan karya tulis. Dari program tersebut lahirlah buku antologi puisi berjudul Jejak Hati di Lembar Kata yang diterbitkan oleh Kreastragrafika Bandung pada Maret 2026. Buku ini menjadi bukti nyata semangat kolaborasi para guru dalam berkarya melalui tulisan.

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan para pemenang lomba antologi puisi Gugus 1 MIN 2 Melawi kategori naskah terbaik, yakni Juara Harapan 1 diraih oleh Juli Hamdani, Juara 3 oleh Fredi Almusyafirin, Juara 2 oleh Nadelia Maudi, dan Juara 1 diraih oleh Sri Wahyuni dari MI At Tolibin.

Selain pengumuman pemenang, kegiatan turut dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada kepala madrasah penggerak serta penyerahan buku antologi puisi Gugus 1 MIN 2 Melawi. Buku tersebut juga diserahkan oleh Ketua KKM Gugus 1 MIN 2 Melawi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi atau perwakilan yang hadir.

Momentum ini menjadi bukti bahwa dunia pendidikan tidak hanya berfokus pada proses belajar mengajar di kelas, tetapi juga mendorong lahirnya budaya literasi di kalangan pendidik. Melalui kegiatan menulis, guru dapat menjadi teladan dalam membangun kreativitas, memperkaya wawasan, serta menginspirasi peserta didik untuk mencintai karya dan ilmu pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *