Melawi (Kemenag Melawi) — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei 2026, KKG Gugus 1 MIN 2 Melawi menggelar kegiatan penuh makna di halaman MTs Negeri 2 Melawi. Mengusung semangat “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi seluruh elemen pendidikan dalam meningkatkan kualitas dan semangat literasi di lingkungan madrasah.
Acara yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut dihadiri oleh para kepala madrasah, guru, serta undangan lainnya. Turut hadir pula tamu undangan dari jajaran pejabat Kementerian Agama Kabupaten Melawi yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan budaya literasi di madrasah. Kehadiran mereka menjadi bukti sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah, mulai dari upacara peringatan Hardiknas, launching buku antologi puisi berjudul “Jejak Hati di Lembar Kata”, hingga pembagian sertifikat penghargaan kepada para kepala madrasah sebagai penggerak literasi.
Kegiatan ini mencerminkan semangat partisipasi bersama, di mana para guru, siswa, dan pemangku kepentingan pendidikan turut berkontribusi dalam menciptakan karya nyata di bidang literasi. Peluncuran buku antologi puisi menjadi simbol bahwa pendidikan bermutu dapat diwujudkan melalui kreativitas, kolaborasi, dan dedikasi.
Momen puncak acara ditandai dengan penyerahan sertifikat dan buku hasil karya tulis kepada para peserta. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Nono Soemantri. Turut hadir dalam penyerahan tersebut Ketua KKM Gugus 1 MIN 2 Melawi, Siti Nurlaila, serta Ketua KKG, Suhada, yang bersama-sama memberikan apresiasi kepada para penerima penghargaan.
Dalam sambutannya, Nono Somantri menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat kebersamaan dalam memajukan literasi. Menurutnya, keterlibatan semua pihak dalam kegiatan ini sejalan dengan semangat Hardiknas, yakni pentingnya partisipasi bersama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata.
Turut mendampingi, Fithriani hadir sebagai narasumber dalam kegiatan penulisan puisi. Beliau dikenal sebagai salah satu guru dari Madrasah Negeri di Melawi yang inspiratif dan berpengaruh dalam membimbing para penulis muda. Melalui karya dan dedikasinya, Fithriani berhasil memotivasi banyak peserta untuk menuangkan ide dan perasaan mereka ke dalam bentuk puisi yang penuh makna.
Kegiatan ini juga menjadi ajang pengumuman pemenang lomba penulisan antologi puisi. Para pemenang mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan usaha mereka dalam berkarya.
Melalui kegiatan ini, peringatan Hardiknas tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang melibatkan banyak pihak. Diharapkan semangat kolaborasi dan literasi terus tumbuh demi mewujudkan pendidikan yang bermutu bagi semua.
